Utama

Kepala DLH Kota Palu Mohammad Arif Lamakarate (kedua kanan) bersama Sekretaris DLH Ibnu Mundzir (kedua kiri) dan Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Hisyam Baba (kiri) menyerahkan daging kurban yang dikemas dengan Kamboti kepada warga di Kantor DLH Kota Palu, Kamis (28/5/2026). (©rindang.id/bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Hayati, Inspirasi, Utama

Kamboti dan Berkah: Idul Adha Menjadi Gerakan Ramah Lingkungan di Palu

KAMIS (28/5/2026) pagi di halaman Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu, suasana berbeda terasa dari biasanya. Bukan hanya karena meriah—daging kurban telah tersedia untuk didistribusikan kepada ratusan tenaga kebersihan dan warga sekitar. Namun, yang membuat perbedaan nyata adalah pilihan wadah yang digunakan: bukan plastik yang menggunung, melainkan Kamboti—keranjang kecil tradisional yang terbuat dari saun silar.

, , , , ,
Warga memilih-miliha pakaian untuk ditukarkan dengan baju bekas dalam Swap & Save oleh Bumi Kota Lestari di SFD Palu, Minggu (24/5/2026). (©rindang.ID/AI)
Inspirasi, Komunitas, Utama

Swap & Save: Ketika Baju Bekas Jadi Senjata Melawan Sampah Fashion

Minggu (24/5/2026) pagi di Car Free Day (CFD) Palu, ada sudut yang agak berbeda. Kali ini, bukan hanya orang-orang berlari atau bersepeda, tapi ada kelompok anak muda yang sibuk mengatur tumpukan baju. Mereka dari komunitas Bumi Kita Lestari yang sedang menjalankan aksi “Swap & Save”—kegiatan menukar baju yang sederhana tapi punya arti.

, , , ,
Inspirasi, Komunitas, Utama

Sekolah Lingkungan, Ikhtiar mendorong Literasi Iklim, Lingkungan, dan Aksi Nyata Siswa SMA di Palu

Program Sekolah Lingkungan dibangun melalui tiga pilar transformasi utama, yakni mindset, action, dan network. Pada aspek mindset, siswa diajak memahami kondisi kota, perubahan iklim, hingga konsep kota resilien melalui proses belajar yang dekat dengan realitas mereka sehari-hari.

, , , , ,
Scroll to Top