Pesisir

Warga memancing di dekat tumpukan sampah di pesisir Teluk Palu, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (20/1/2026). (©rindang.ID/bmz)
Hayati, Serampai, Utama

Muara Sungai Palu: Ketika Sampah Mengubur Mimpi Pariwisata

Sore itu, beberapa pemancing duduk santai di atas tanggul batu gajah, melempar kailnya ke arah teluk. Di belakangnya, tumpukan sampah plastik berwarna-warni memenuhi celah-celah bebatuan besar. Botol minuman, styrofoam bekas wadah makanan, hingga potongan kayu berserakan tanpa tersisa ruang kosong. Pemandangan ini bukan lagi hal asing di muara Sungai Palu, dekat oprit bekas Jembatan Palu IV, yang kini menjadi saksi bisu persoalan lingkungan yang terus menggunung.

, , , , , ,
Bentangan perbukitan pesisir yang ditambang untuk material galian C bagi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di pesisir Teluk Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (12/6/2025). Data dari Minerba One Map Indonesia (MOMI) Kementerian ESDM, sekitar 30 juta ton batu pecah dipasok dari usaha pertambangan di Sulawesi Tengah untuk pembangunan IKN dan hingga akhir 2024 tercatat 69 izin pertambangan galian C aktif di Kota Palu dan Donggala dengan total luas lahan 1.764,41 hektare. (rindang.ID/Basri Marzuki)
Inspirasi, Komunitas, Utama

Cerita dari 2 Desa Lokasi Tambang Donggala: Harapan, Ketakutan, dan Suara yang Terpendam

Pertemuan itu tidak hanya penuh kehangatan dan canda, namun juga ketegangan bahkan amarah. warga dari tiga desa di lingkar tambang Galian C Donggala itu mulai membuka luka dan keresahan yang selama ini mereka pendam sejak tambang masuk ke desa mereka.

, , , , , , ,
Scroll to Top