Mengenal Bruguiera Hainesii, Mangrove Paling Langka di Dunia yang Ditemukan di Indonesia
Sejumlah kajian konservasi memperkirakan jumlah individu dewasa Bruguiera hainesii yang tersisa di dunia berada pada angka yang sangat rendah.
Sejumlah kajian konservasi memperkirakan jumlah individu dewasa Bruguiera hainesii yang tersisa di dunia berada pada angka yang sangat rendah.
Berdasarkan catatan sejarah, Desa Labean pernah mengalami salah satu bencana tsunami paling mematikan di Sulawesi Tengah.
Menariknya, lahan yang kini menjadi kebun produktif tersebut sebelumnya merupakan lahan terbengkalai yang kerap dijadikan tempat pembuangan sampah sehingga terlihat kumuh.
Dengan adanya staff gauge, masyarakat kini memiliki acuan visual untuk memantau kenaikan muka air. Informasi yang diperoleh dari hasil pengamatan dapat diverifikasi dan segera disebarluaskan kepada warga lainnya sehingga proses evakuasi dapat dilakukan lebih cepat apabila kondisi memasuki level berbahaya.
Sirene, pesan singkat, atau informasi yang dikeluarkan BMKG tidak akan mampu menyelamatkan jika masyarakat tidak memahami arti peringatan tersebut, tidak mengetahui jalur evakuasi, serta tidak mengenali lokasi aman untuk berlindung.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 sekaligus upaya mendukung pelestarian ekosistem pesisir di Teluk Palu.
Hamparan mangrove di pesisir Layana, Kota Palu, terus tumbuh di tengah berbagai tantangan. Di satu sisi, kawasan ini dinilai memiliki peran penting sebagai pelindung pesisir sekaligus habitat berbagai biota laut. Namun di sisi lain, status hukumnya hingga kini belum memberikan perlindungan khusus bagi ekosistem tersebut.
Sejumlah kemasan makanan dan minuman bertuliskan huruf asing yang diduga berasal dari China ikut terkumpul. Di antaranya botol minuman susu kalsium, plastik kemasan air mineral, hingga bungkus makanan instan.
Keberadaan situs ini memberi kesempatan bagi generasi yang tidak mengalami langsung tsunami untuk belajar dari ruang nyata, sehingga memupuk ketangguhan masyarakat terhadap bencana alam di masa mendatang.
Memahami dinamika cuaca dan iklim yang memengaruhi Teluk Palu menjadi modal penting untuk merumuskan kebijakan penanganan sampah pesisir. Pembersihan mungkin akan terus menjadi rutinitas, tetapi pengurangan volume, itulah pekerjaan yang seharusnya dimulai dari hulu, dari darat, dan dari kita sendiri.