Perkuat Suara Masyarakat Adat, AJMAN Sulteng Resmi Dibentuk
Asosiasi Jurnalis Masyarakat Adat Nusantara (AJMAN) Provinsi Sulawesi Tengah resmi terbentuk melalui Pertemuan Daerah (Perda) I yang diselenggarakan di Kota Palu, Kamis (23/04/2026).
Asosiasi Jurnalis Masyarakat Adat Nusantara (AJMAN) Provinsi Sulawesi Tengah resmi terbentuk melalui Pertemuan Daerah (Perda) I yang diselenggarakan di Kota Palu, Kamis (23/04/2026).
Berkat dukungan itu, Novita dan perempuan HWDI Sulteng kini merasa tidak sendiri menghadapi keterbatasan yang ada. Bahkan mereka menjadi lebih kuat membangun komunitasnya melalui kolaborasi pemberdayaan ini.
Di balik peringatan Hari Kartini, kisah Nurlaila dan Nirmawati adalah potret nyata bagaimana perempuan berperan sebagai garda terdepan dalam membangun generasi sehat, terutama bagi keluarga berpenghasilan rendah.
Sebuah spesies baru tumbuhan dari genus Rhododendron resmi diberi nama Rhododendron Yombuwurii. Nama ini dipilih untuk menghormati almarhum Pendeta Yombu Wuri, sosok yang dikenal luas sebagai pejuang lingkungan, tokoh budaya, sekaligus penjaga perdamaian di tanah Poso.
Warga pun dengan bangga memperlihatkan permukiman mereka yang pada 2021 lalu meraih penghargaan internasional dalam ajang World Habitat Awards.
IAD sendiri adalah program pembangunan yang dirancang sebagai model pengembangan wilayah yang menempatkan perhutanan sosial sebagai fondasi.
Abu halus menyusup melalui ventilasi dan celah jendela kelas. Meja siswa dilapisi plastik agar mudah dibersihkan. Pintu dan jendela harus selalu tertutup rapat meski cuaca panas menyengat.
Di desa terpencil di Kepulauan Togean itu, sekelompok ibu rumah tangga meracik perubahan melalui kosmetik alami berbasis sumber daya lokal.
Bagi banyak warga, Taman Vatulemo Kota Palu mestinya jadi tempat nyaman berkreasi, anak-anak tertawa, dan bermain. Namun di antara itu, kepulan asap rokok kerap ikut mengudara nyaris tak terlihat, tapi meninggalkan jejak panjang bagi kesehatan. Bagi sebagian pengunjung, merokok mungkin sekadar kebiasaan. Bagi yang lain, ini ancaman nyata.
Baik Irma, Mutiara, maupun Rafli sama-sama yakin, sungai di Dolo Selatan mungkin tak pernah sepenuhnya jinak. Namun, di tangan generasi mudanya, harapan untuk hidup lebih siap berdampingan dengan risiko masih terus mengalir.