Bulog Sulteng Bidik 11.300 Ton Gabah sebelum Juli, Caranya?
Untuk mempercepat capaian itu, Bulog menerapkan sejumlah strategi lapangan yang lebih agresif dan adaptif.
Untuk mempercepat capaian itu, Bulog menerapkan sejumlah strategi lapangan yang lebih agresif dan adaptif.
Dia berharap akselerasi penyerapan gabah maupun beras dapat terdongkrak dengan kehadiran tim dari pusat, memicu semangat dengan mengoptimalkan pengadaan pada mitra penggilingan di Sulteng – menyisir semua potensi yang ada.
Dengan kondisi stok yang dinilai aman serta penguatan infrastruktur yang terus dilakukan, Bulog optimistis stabilitas pasokan pangan di Sulawesi Tengah dapat tetap terjaga sepanjang tahun.
Dengan kondisi tersebut, BULOG memastikan bahwa ketersediaan beras dan minyak goreng untuk masyarakat dalam kondisi aman dan terjamin hingga akhir tahun.
Ia menegaskan, Bulog bersama pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan distribusi berjalan lancar dan tidak memicu gejolak harga di tingkat konsumen.
Dalam skema yang disiapkan, Bulog akan membuka informasi harga pembelian kepada penyuluh. Sebaliknya, PPL diharapkan segera memberi sinyal ketika harga gabah atau jagung di tingkat petani mulai jatuh.
Dengan memperkuat koordinasi bersama penyuluh pertanian, Bulog berharap dapat mempercepat serapan sekaligus menjaga harga tetap berpihak pada petani.
Bulog Sulteng telah menyediakan stok beras kurang lebih sebanyak 21 ribu ton. Selain menggelontorkan untuk bantuan pangan, beras ini nantinya juga disiapkan menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri.
Sidak pasar menyasar dua pusat perdagangan utama di Kota Palu, yakni Pasar Manonda dan Pasar Masomba. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap langkah ini dapat menjaga daya beli masyarakat serta mencegah lonjakan harga yang berlebihan selama periode perayaan akhir tahun.
Langkah ini bertujuan memastikan stabilitas harga sembilan bahan pokok (sembako) sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) serta menjamin ketersediaan stok pangan nasional.