Palu Gaungkan Iduladha Ramah Lingkungan: Plastik Dilarang, Limbah Harus Dikelola dengan Benar
Selain mengatur penggunaan wadah pembagian daging, surat edaran itu juga menekankan pengelolaan limbah kurban secara ketat.
Selain mengatur penggunaan wadah pembagian daging, surat edaran itu juga menekankan pengelolaan limbah kurban secara ketat.
Program Sekolah Lingkungan dibangun melalui tiga pilar transformasi utama, yakni mindset, action, dan network. Pada aspek mindset, siswa diajak memahami kondisi kota, perubahan iklim, hingga konsep kota resilien melalui proses belajar yang dekat dengan realitas mereka sehari-hari.
Di Sulawesi Tengah, meningkatnya eksploitasi sumber daya alam beriringan dengan munculnya ancaman terhadap jurnalis yang berupaya mengungkap dampak di lapangan.
Diskusi yang berlangsung setelah pemutaran film memperkuat pesan utama dokumenter tersebut, yakni tentang ketimpangan relasi antara negara, investasi, dan masyarakat adat.
Di balik peringatan Hari Kartini, kisah Nurlaila dan Nirmawati adalah potret nyata bagaimana perempuan berperan sebagai garda terdepan dalam membangun generasi sehat, terutama bagi keluarga berpenghasilan rendah.
Warga pun dengan bangga memperlihatkan permukiman mereka yang pada 2021 lalu meraih penghargaan internasional dalam ajang World Habitat Awards.
Tahun ini, capaian tertinggi Palu hanya menempatkannya di kelompok 35 daerah penerima sertifikat menuju kota bersih. Secara nasional, terdapat 253 kabupaten/kota dalam tahap pembinaan dan 132 kabupaten/kota dalam pengawasan.
Abu halus menyusup melalui ventilasi dan celah jendela kelas. Meja siswa dilapisi plastik agar mudah dibersihkan. Pintu dan jendela harus selalu tertutup rapat meski cuaca panas menyengat.
Bagi banyak warga, Taman Vatulemo Kota Palu mestinya jadi tempat nyaman berkreasi, anak-anak tertawa, dan bermain. Namun di antara itu, kepulan asap rokok kerap ikut mengudara nyaris tak terlihat, tapi meninggalkan jejak panjang bagi kesehatan. Bagi sebagian pengunjung, merokok mungkin sekadar kebiasaan. Bagi yang lain, ini ancaman nyata.
Dan di Taman Vatulemo, komunitas literasi mencoba mengisi kekosongan itu dengan menggelar buku di atas tikar dan meja sederhana. Di sana warga menemukan kegembiraan membaca.