Kualitas Udara Palu Capai Rekor Terburuk, Ada Jejak Debu, Karhutla, hingga Tambang
Lonjakan paling signifikan terjadi pada Rabu (2/9). PM1 mencapai 104 µg/m³, PM2.5 110 µg/m³, dan PM10 106 µg/m³. PM2.5 dan PM10 sama-sama masuk kategori tidak sehat.
Lonjakan paling signifikan terjadi pada Rabu (2/9). PM1 mencapai 104 µg/m³, PM2.5 110 µg/m³, dan PM10 106 µg/m³. PM2.5 dan PM10 sama-sama masuk kategori tidak sehat.
Konsentrasi partikulat halus PM2.5 di udara Kota Palu terpantau berada pada kategori tidak sehat dalam dua hari berturut-turut, 13–14 Agustus 2026.
Abu halus menyusup melalui ventilasi dan celah jendela kelas. Meja siswa dilapisi plastik agar mudah dibersihkan. Pintu dan jendela harus selalu tertutup rapat meski cuaca panas menyengat.
Sepanjang tahun 2025, kualitas udara di Kota Palu mengalami dinamika yang cukup tajam. Pemantauan partikel polutan di udara yang dilakukan Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW) Lore Lindu Bariri menunjukkan adanya periode udara sangat tercemar, namun juga hari-hari dengan kualitas udara yang sangat bersih
Anehnya, Pemerintah Sulawesi Tengah mengabaikan dan melakukan pembiaran atas eksploitasi tanpa ada tindakan tegas terhadap pelaku perusak lingkungan.
RINDANG, PALU | Selain kesehatan, warga Kelurahan Buluri, Kota Palu yang jadi salah satu daerah lingkar tambang Galian C mengeluhkan
“Kita tidak bisa lagi berdiam diri melihat udara yang kita hirup setiap hari tercemar oleh aktivitas tambang yang merugikan,” tulisnya