Masyarakat adat

Talkshow III Green Press Community (GPC) 2026 yang bertajuk "Konservasi Laut Berbasis Komunitas dan Masyarakat Adat" di Hotel Sutan Raja, Minahasa Utara, Sabtu (7/2/2026). (©GPC2026)
Komunitas, Serampai, Utama

Konservasi Laut Berbasis Komunitas Dinilai Lebih Efektif dari Model Konvensional

Pakar konservasi dan aktivis lingkungan menegaskan bahwa model konservasi konvensional yang diterapkan pemerintah telah gagal menjawab tantangan kerusakan ekosistem laut Indonesia. Mereka menilai keterlibatan masyarakat adat dan komunitas lokal kini menjadi solusi utama dalam menjaga kelestarian alam.

, , , , ,
Komunitas, Utama

Demi Payung Hukum 34 Komunitas Adat di Sulteng, KARAMHA Minta Raperda PPMHA Segera Disahkan

Dorongan ini muncul karena hingga kini pengakuan masyarakat adat baru dituangkan dalam empat peraturan daerah tingkat kabupaten, sementara sedikitnya 34 komunitas adat di Sulawesi Tengah hidup di wilayah yang melintasi batas administrasi kabupaten/kota dan belum memiliki payung hukum yang kuat di tingkat provinsi.

, , , , ,
Komunitas, Utama

Tambang Galian C Sudah Tutup, Tapi Kriminalisasi 15 Warga Adat Kalora Masih Berlanjut

AMAN Kamalisi juga menyatakan, meski kepala daerah tidak memiliki wewenang untuk mengintervensi proses hukum, gubernur tetap memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk memastikan tidak ada kriminalisasi terhadap masyarakat yang terdampak.

, , , , , , , , ,
Warga Sungai Utik, Kalimantan Barat melakukan pemantauan popilasi rangkong di hutan adatnya. (Foto: Yayasan Rekam Nusantara)
Komunitas, Serampai

Peran Masyarakat Adat dalam Konservasi Keanekaragaman Hayati: Suara Dari Kalimantan di COP 16 CBD

rindang.ID | Perlindungan keanekaragaman hayati tidak bisa lepas dari peran serta masyarakat adat dan lokal yang sejak lama sudah menjadi bagian dari ekosistem di wilayah adatnya. Praktek-praktek pemantauan keanekaragaman hayati (biodiversity monitoring) sejatinya sudah dilakukan oleh masyarakat adat. 

, ,
Scroll to Top