PM2.5 Capai Level Tertinggi dalam 7 Hari, Kualitas Udara Kota Palu Mengkhawatirkan
Konsentrasi partikulat halus PM2.5 di udara Kota Palu terpantau berada pada kategori tidak sehat dalam dua hari berturut-turut, 13–14 Agustus 2026.
Konsentrasi partikulat halus PM2.5 di udara Kota Palu terpantau berada pada kategori tidak sehat dalam dua hari berturut-turut, 13–14 Agustus 2026.
Selain “rakyat”, sejumlah kata yang paling sering muncul antara lain “Indonesia” sebanyak 62 kali, “kita” 58 kali, “negara” 45 kali, “pemerintah” 32 kali, “BUMN” 28 kali, “tahun” 24 kali, “bekerja” 21 kali, “program” 19 kali, dan “ekonomi” 16 kali.
Dengan meningkatnya suhu dan berlangsungnya musim kemarau, masyarakat perlu mengenali tanda-tanda gangguan akibat panas sejak dini.
Surat edaran tersebut ditetapkan di Jakarta pada 10 Agustus 2026 dan ditujukan kepada seluruh gubernur, bupati, dan wali kota di Indonesia sebagai langkah antisipasi meningkatnya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Karena tugasnya berkaitan dengan mendengarkan tanda-tanda awal banjir, orang-orang memberinya identitas radio “Gemuruh”. Nama itu merujuk pada suara gemuruh air dari arah hulu yang menjadi salah satu tanda yang harus ia waspadai.
Dan, Sulteng tidak harus menunggu angka karhutla 10.844 hektare kembali terulang untuk menyebut situasi ini darurat.
Hutan Ranjuri bukan hanya menjadi lokasi outing class anak-anak, melainkan mengenal alam sebagai tempat mereka hidup, menumbuhkan kepedulian, dan rasa menjaga.
Mereka belajar membaca perubahan cuaca, mengenali kondisi sungai dan memahami tanda-tanda di wilayah hulu sebagai bagian dari sistem peringatan dini berbasis lanskap.
Secara geografis, Kota Palu berada di lembah yang dikelilingi pegunungan. Kondisi ini menyebabkan panas dan debu lebih mudah terperangkap di kawasan perkotaan pada kondisi cuaca tertentu.
Penebangan pohon di kawasan Taman GOR menjadi sorotan karena lokasinya berada di pusat Kota Palu, di tengah tren peningkatan suhu yang terjadi dalam beberapa dekade terakhir.