Utama

Hayati, Inspirasi, Komunitas, Utama

Langkah Selanjutnya Setelah Megalitikum Lore Lindu Masuk Daftar Sementara Warisan Dunia

Megalitikum Lore Lindu memenuhi kriteria warisan budaya dunia karena memperlihatkan pertukaran nilai budaya lintas wilayah sesuai dengan Kriteria ii dan merupakan bukti luar biasa peradaban masa lalu yang bertahan lama, sesuai dengan Kriteria iii.

, , , , , ,
Warga menanam pohon bambu di bantaran Sungai Kawatuna, Palu, Jumat (23/5/2025). (rindang.ID/Basri Marzuki)
Hayati, Inspirasi, Utama

Merawat Sungai, Merawat Kehidupan: Aksi Hijau di Bantaran Sungai Kawatuna

PALU, rindang.ID | Jumat pagi (23/5/2025), bantaran Sungai Kawatuna di Kelurahan Lasoani, Kota Palu, menjadi saksi sebuah gerakan hijau yang digerakkan oleh tangan-tangan penuh harapan. Sejumlah warga, mahasiswa, dan para pemangku kepentingan berkumpul dengan semangat yang sama—menanam kehidupan di tepian sungai.

, , , ,
Komintas Mapala Pawana pada penanaman mangrove di Mamboro Barat. (Foto: Mapala Pawana)
Hayati, Inspirasi, Komunitas, Utama

Nyatakan Komitmen Untuk Bumi, MAPALA Pawana Tanam 250 Mangrove di Mamboro Barat

PALU, rindang.ID | Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2025, Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) Pawana Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Tadulako kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan melakukan penanaman mangrove di pesisir Mamboro Barat, Kota Palu, Minggu (27/4/2025) lalu.

, , ,
Hayati, Inspirasi, Komunitas, Utama

Selamatkan Si Penjaga Air Jernih; ZCC Kampanyekan Pelestarian Kerang Poso

Sebelum kegiatan berlangsung, tim ZCC telah melakukan survei populasi kerang di sejumlah titik tepi danau sejak Desember 2024. Hasilnya menunjukkan bahwa Desa Dulumai memiliki populasi tertinggi, berkat substrat pasir halus dan berlumpur yang cocok untuk habitat kerang ini.

, , , , ,
Ngopi-ni, Serampai, Utama

Hujan 5 Jam, Banjir Sporadis, dan Alarm Kritis dari Daerah Tangkapan Air Kota Palu

Hanya butuh hujan lima jam untuk Kota Palu didatangi banjir sporadis yang membawa lumpur juga batu yang merusak. Di balik itu, ada pesan keras dari alam; bukit dan gunung tempat air hujan seharusnya tertahan, kini telanjang dan rusak.

, , , , , , ,
Scroll to Top