Komunitas

Komunitas, Utama

Demi Payung Hukum 34 Komunitas Adat di Sulteng, KARAMHA Minta Raperda PPMHA Segera Disahkan

Dorongan ini muncul karena hingga kini pengakuan masyarakat adat baru dituangkan dalam empat peraturan daerah tingkat kabupaten, sementara sedikitnya 34 komunitas adat di Sulawesi Tengah hidup di wilayah yang melintasi batas administrasi kabupaten/kota dan belum memiliki payung hukum yang kuat di tingkat provinsi.

, , , , ,
Inspirasi, Komunitas, Ngopi-ni, Serampai, Utama

Catatan Reportase: Di Pasar Kolaboraya 2025, Saya Belajar Arti Kolaborasi yang Sebenarnya

Pasar Kolaboraya bukan hanya acara, tapi upaya membangun lanskap kolaborasi baru di Indonesia, tempat organisasi masyarakat sipil dapat saling belajar, saling menopang, dan melampaui batasnya masing-masing.

, , , ,
Parade perahu memperingati 16HAKtP di Dukuh Tambakpolo, Desa Purworejo, Kabupaten Demak, Minggu (30/11/2025). (©KIARA)
Komunitas, Serampai, Utama

KIARA: 199 Daerah Pesisir Indonesia Terancam Banjir Rob pada 2050

Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA) memperingatkan bahwa 199 kabupaten/kota pesisir di Indonesia akan mengalami banjir rob pada tahun 2050. Dari 81.616 desa yang tersebar di Indonesia, terdapat 12.510 desa pesisir yang memiliki potensi besar mengalami banjir rob dan harus hidup dalam ancaman.

, , ,
Foto bersama usai menanam pohon di Rahura, Jumat (28/11/2025). (©ROA Sulteng)
Inspirasi, Komunitas, Utama

Menanam Harapan di Empat Lokasi: Saat 1.300 Pohon Jadi Investasi Masa Depan Sulteng

Jumat (28/11/2025) pagi di empat titik berbeda di Sulawesi Tengah serentak bergerak dengan semangat yang sama: menanam pohon. Dari Tahura Kapopo yang hijau, pesisir Oncone Raya Parigi yang berbatasan langsung dengan laut, hingga Poboya dan Kawatuna di Kota Palu—warga sibuk menggali tanah, menyiram air, dan menanam bibit demi bibit harapan.

, , ,
Inspirasi, Komunitas, Utama

Saat Kopi Marawola Barat Mencari Nama dan Perlindungan Negara

Sejumlah rekomendasi strategis mulai disusun. Salah satunya kata Zaiful adalah perlunya advokasi hukum untuk mempercepat proses IG sekaligus memperkuat perlindungan terhadap produk kopi lokal dari penggunaan nama yang tidak semestinya. Di sisi lain, pelestarian lingkungan dan budaya kopi dianggap mendesak, mengingat lanskap dan tradisi adalah elemen penting dalam nilai geografis sebuah produk.

, , , , , ,
Scroll to Top