Membaca Riwayat Panjang Sungai Palu yang Tak Pernah Lupa Meluap
Namun, kisah banjir Sungai Palu jauh lebih tua dari ingatan generasi hari ini. Jejaknya bahkan tercatat sejak zaman kolonial Belanda.
Namun, kisah banjir Sungai Palu jauh lebih tua dari ingatan generasi hari ini. Jejaknya bahkan tercatat sejak zaman kolonial Belanda.
Dan di tengah sajian pisang rebus dan kopi, percakapan tentang bencana, hutan, dan masa depan lanskap Sulawesi Tengah mengalir dengan hangat namun penuh kegelisahan.
Dorongan ini muncul karena hingga kini pengakuan masyarakat adat baru dituangkan dalam empat peraturan daerah tingkat kabupaten, sementara sedikitnya 34 komunitas adat di Sulawesi Tengah hidup di wilayah yang melintasi batas administrasi kabupaten/kota dan belum memiliki payung hukum yang kuat di tingkat provinsi.
Acara ini dijadwalkan berlangsung pada 10 Desember 2020, pukul 20.00 WITA di Pin Point Cafe, Palu.
Mahasiswa juga mencatat kehadiran spesies asing Barbodes binotatus di aliran Saluopa, yang berpotensi invasif dan belum diketahui sumber pelepasliarannya.
Pasar Kolaboraya bukan hanya acara, tapi upaya membangun lanskap kolaborasi baru di Indonesia, tempat organisasi masyarakat sipil dapat saling belajar, saling menopang, dan melampaui batasnya masing-masing.
Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA) memperingatkan bahwa 199 kabupaten/kota pesisir di Indonesia akan mengalami banjir rob pada tahun 2050. Dari 81.616 desa yang tersebar di Indonesia, terdapat 12.510 desa pesisir yang memiliki potensi besar mengalami banjir rob dan harus hidup dalam ancaman.
Jumat (28/11/2025) pagi di empat titik berbeda di Sulawesi Tengah serentak bergerak dengan semangat yang sama: menanam pohon. Dari Tahura Kapopo yang hijau, pesisir Oncone Raya Parigi yang berbatasan langsung dengan laut, hingga Poboya dan Kawatuna di Kota Palu—warga sibuk menggali tanah, menyiram air, dan menanam bibit demi bibit harapan.
Suara angklung bergema lembut di antara gedung-gedung tinggi ibu kota. Di Purwacaraka Music Studio, lebih dari seribu orang berkumpul—anak-anak, orang tua, pembuat kebijakan, aktivis. Mereka datang untuk satu hal: mendengar suara yang selama ini terlalu sering diabaikan.
Sejumlah rekomendasi strategis mulai disusun. Salah satunya kata Zaiful adalah perlunya advokasi hukum untuk mempercepat proses IG sekaligus memperkuat perlindungan terhadap produk kopi lokal dari penggunaan nama yang tidak semestinya. Di sisi lain, pelestarian lingkungan dan budaya kopi dianggap mendesak, mengingat lanskap dan tradisi adalah elemen penting dalam nilai geografis sebuah produk.