Menyemai Kepedulian Lingkungan dari Bangku Sekolah
Di tengah riuhnya Indonesian Petroleum Association Convention & Exhibition (IPA Convex) 2025, kisah inspiratif ini hadir melalui perwakilan sekaligus motor penggerak sekolah Adiwiyata SMPN 3 Putik.
Di tengah riuhnya Indonesian Petroleum Association Convention & Exhibition (IPA Convex) 2025, kisah inspiratif ini hadir melalui perwakilan sekaligus motor penggerak sekolah Adiwiyata SMPN 3 Putik.
Dalam salah satu pasalnya, SK tersebut menyebutkan bahwa pemerintah mengakui pengelolaan sumber daya alam dan hutan adat di wilayah tersebut dilakukan berdasarkan hukum adat, kearifan lokal, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
PALU, rindang.ID | Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2025, Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) Pawana Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Tadulako kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan melakukan penanaman mangrove di pesisir Mamboro Barat, Kota Palu, Minggu (27/4/2025) lalu.
Sebelum kegiatan berlangsung, tim ZCC telah melakukan survei populasi kerang di sejumlah titik tepi danau sejak Desember 2024. Hasilnya menunjukkan bahwa Desa Dulumai memiliki populasi tertinggi, berkat substrat pasir halus dan berlumpur yang cocok untuk habitat kerang ini.
Fokus utama eksplorasi adalah spesies ikan endemik Xenopoecilus bonneorum dan Xenopoecilus sarasinorum, yang secara lokal dikenal sebagai ikan “Rono Lindu”.
Hanya butuh hujan lima jam untuk Kota Palu didatangi banjir sporadis yang membawa lumpur juga batu yang merusak. Di balik itu, ada pesan keras dari alam; bukit dan gunung tempat air hujan seharusnya tertahan, kini telanjang dan rusak.
Pohon Cendana dipilih ditanam karena nilai historis dan simboliknya dalam pembentukan kawasan konservasi tersebut.
Ada yang bilang Sulawesi Tengah adalah tanah yang diberkahi: hutan tropis yang masih alami, sungai-sungai yang mengalir jernih, pegunungan dan lembah yang menyimpan kehidupan. Namun di sisi lain, kita juga menyaksikan luka yang makin terbuka lebar.
Dalam beberapa tahun terakhir, Paus Fransiskus menjadi salah satu tokoh agama dunia yang paling vokal menyuarakan pentingnya perlindungan lingkungan hidup. Melalui berbagai dokumen resmi dan pidato, Paus mengajak umat manusia untuk menyadari bahwa krisis ekologi bukan hanya isu teknis, melainkan juga persoalan moral dan spiritual.
PALU, rindang.ID | Pemerintah Kelurahan Tavanjuka membuat terobosan untuk menangani masalah sampah di wilayahnya, yaitu dengan mengadakan sayembara berhadiah uang tunai bagi siapa saja yang berhasil menangkap warga yang membuang sampah secara liar.