Mengingat Banjir Bandang Desa Bangga 2019, Warga Belajar Membaca Tanda Alam
Mereka belajar membaca perubahan cuaca, mengenali kondisi sungai dan memahami tanda-tanda di wilayah hulu sebagai bagian dari sistem peringatan dini berbasis lanskap.
Mereka belajar membaca perubahan cuaca, mengenali kondisi sungai dan memahami tanda-tanda di wilayah hulu sebagai bagian dari sistem peringatan dini berbasis lanskap.
Secara geografis, Kota Palu berada di lembah yang dikelilingi pegunungan. Kondisi ini menyebabkan panas dan debu lebih mudah terperangkap di kawasan perkotaan pada kondisi cuaca tertentu.
Penebangan pohon di kawasan Taman GOR menjadi sorotan karena lokasinya berada di pusat Kota Palu, di tengah tren peningkatan suhu yang terjadi dalam beberapa dekade terakhir.
Berdasarkan catatan sejarah, Desa Labean pernah mengalami salah satu bencana tsunami paling mematikan di Sulawesi Tengah.
Berdasarkan analisis Fire Danger Rating System (FDRS) Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu, sejumlah kabupaten dan kota diprediksi berada pada kategori sedang hingga sangat tinggi terjadinya karhutla selama periode tujuh hari ke depan.
Berdasarkan parameter Fine Fuel Moisture Code (FFMC), sebagian besar wilayah Sulawesi Tengah diperkirakan mengalami peningkatan tingkat kemudahan terbakar dari kategori mudah menjadi sangat mudah terbakar.
Jurnalisme berbasis lanskap juga dapat mendorong media memperluas perhatian dari sekadar aktivitas pejabat dan penanganan pascabencana menuju persoalan yang lebih mendasar, seperti tata ruang, kondisi lingkungan, kesiapsiagaan masyarakat, dan pemenuhan komitmen mitigasi.
POSO, rindang.ID | Di sepanjang pesisir Desa Tambarana, warna air laut tak lagi biru jernih. Sejak setahun terakhir, permukaannya berubah menjadi coklat keruh. Sungai yang bermuara di pantai desa membawa serta jejak tambang emas ilegal di hulu, menjadikan laut tercemar dan kehidupan nelayan berubah drastis.
Bentangan perbukitan pesisir yang ditambang untuk material galian C bagi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di pesisir Teluk Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (12/6/2025). Data dari Minerba One Map Indonesia (MOMI) Kementerian ESDM, sekitar 30 juta ton batu pecah dipasok dari usaha pertambangan di Sulawesi Tengah untuk pembangunan IKN dan hingga akhir 2024 tercatat 69 izin pertambangan galian C aktif di Kota Palu dan Donggala dengan total luas lahan 1.764,41 hektare. (rindang.ID/Basri Marzuki
Foto udara bentangan hutan mangrove di pesisir yang membentengi pemukiman warga dari hempasan gelombang di Kelurahan Kabonga, Donggala, Sulawesi Tengah, Rabu (19/2/2025). Hutan mangrove yang kini menjadi kawasan konservasi tersebut efektif melindungi pemukiman warga dari hempasan gelombang laut tak terkecuali tsunami yang dibuktikan dengan tidak adanya kerusakan berarti pada pemukiman warga saat terjadi bencana tsunami di wilayah itu 2018 silam. (Foto: rindang.ID/Basri Marzuki)