Gerakan Pangan Murah dan Beras SPHP Tekan Harga Beras di Palu
Harga beras di sejumlah pasar tradisional terpantau turun setelah langkah masif ini digencarkan oleh Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah bersama pemerintah daerah.
Harga beras di sejumlah pasar tradisional terpantau turun setelah langkah masif ini digencarkan oleh Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah bersama pemerintah daerah.
Ajakan tersebut ditujukan agar distribusi beras SPHP semakin merata di wilayah Sulteng serta mampu memperkuat upaya menekan harga beras premium yang masih relatif tinggi di pasaran.
Dengan tambahan pasokan ini, Bulog berharap harga beras di pasaran tetap terkendali, sekaligus menjamin program bantuan pangan berjalan lancar.
Tak hanya kuantitas, Jusri menekankan bahwa pihaknya juga menetapkan standar kualitas untuk jagung yang bisa dibeli Bulog dari petani.
Kegiatan baksos ini diisi dengan penyaluran sejumlah bantuan berupa perlengkapan sekolah, santunan, serta komoditi pangan bagi anak-anak panti. Langkah ini menjadi bagian dari wujud kepedulian sosial Bulog kepada masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Pihak Bulog menyatakan secara umum ketersediaan stok pangan di wilayah Sulawesi Tengah menjelang Iduladha berada pada level yang mencukupi. Bahkan, stok yang tersedia saat ini diperkirakan cukup hingga akhir tahun.
Target ini merupakan hasil revisi dari target awal sebesar 3.894 ton yang telah lebih dulu tercapai pada 24 April 2025.
Strategi yang mulai efektif dilakukan awal April ini merupakan perubahan signifikan dari sebelumnya di mana Bulog lebih banyak menunggu di gudang untuk menerima pasokan.
Elis kembali menegaskan bahwa penyesuaian harga yang telah dimulai 15 Januari ini juga demi kesejahteraan petani untuk mendukung ketahanan pangan nasional.