Tonda; Wadah yang Menyambung Tradisi, Menjawab Tantangan Sampah Plastik di Kota Palu
Wadah yang biasanya terbuat dari anyaman bambu maupun daun selar dan kelapa ini tidak hanya ramah lingkungan, namun sesuai dengan budaya lokal.
Wadah yang biasanya terbuat dari anyaman bambu maupun daun selar dan kelapa ini tidak hanya ramah lingkungan, namun sesuai dengan budaya lokal.
PALU, rindang.ID | Kota Palu bersiap menyambut Hari Raya Idul Adha dengan semangat baru: perayaan tanpa sampah plastik. Dalam upaya mendukung lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu mengeluarkan imbauan khusus agar masyarakat mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dalam pembagian daging kurban.
Megalitikum Lore Lindu memenuhi kriteria warisan budaya dunia karena memperlihatkan pertukaran nilai budaya lintas wilayah sesuai dengan Kriteria ii dan merupakan bukti luar biasa peradaban masa lalu yang bertahan lama, sesuai dengan Kriteria iii.
Peluncuran roadmap ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat pengelolaan hutan lestari berbasis masyarakat.
PALU, rindang.ID | Jumat pagi (23/5/2025), bantaran Sungai Kawatuna di Kelurahan Lasoani, Kota Palu, menjadi saksi sebuah gerakan hijau yang digerakkan oleh tangan-tangan penuh harapan. Sejumlah warga, mahasiswa, dan para pemangku kepentingan berkumpul dengan semangat yang sama—menanam kehidupan di tepian sungai.
Organisasi ini lahir dari semangat jurnalis perempuan asal Kota Palu yang berbagi visi tentang pentingnya keterlibatan perempuan dalam membawa perubahan sosial lewat jurnalisme.
Di tengah riuhnya Indonesian Petroleum Association Convention & Exhibition (IPA Convex) 2025, kisah inspiratif ini hadir melalui perwakilan sekaligus motor penggerak sekolah Adiwiyata SMPN 3 Putik.
Dalam salah satu pasalnya, SK tersebut menyebutkan bahwa pemerintah mengakui pengelolaan sumber daya alam dan hutan adat di wilayah tersebut dilakukan berdasarkan hukum adat, kearifan lokal, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
PALU, rindang.ID | Upaya rehabilitasi ekosistem pesisir terus berlanjut dengan aksi penanaman 1.000 mangrove di Pantai Dupa, Teluk Palu, Minggu (10/5/2025). Puluhan relawan dan mahasiswa pegiat lingkungan berkumpul untuk menanam pohon bakau sebagai benteng alami pesisir.
PALU, rindang.ID | Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2025, Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) Pawana Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Tadulako kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan melakukan penanaman mangrove di pesisir Mamboro Barat, Kota Palu, Minggu (27/4/2025) lalu.