Wallacea III Dimulai, Hutan Desa Sigi Didorong Jadi Penggerak Ekonomi
Program ini berfokus pada penguatan tata kelola dan ekonomi di Hutan Desa Tangkulowi seluas 3.000 hektare dan Hutan Desa Lonca seluas 685 hektare, Kecamatan Kulawi.
Program ini berfokus pada penguatan tata kelola dan ekonomi di Hutan Desa Tangkulowi seluas 3.000 hektare dan Hutan Desa Lonca seluas 685 hektare, Kecamatan Kulawi.
Upaya ini dilakukan melalui pendekatan Innovative Finance (IF) dan Public Private Community Partnership (PPCP), yang menghubungkan pemerintah, sektor swasta, lembaga keuangan, dan masyarakat.
Pilihan Sigi menjadi relevan ketika ekspansi industri ekstraktif di Sulawesi menghadapi persoalan daya dukung lingkungan seperti temuan terbaru CELIOS.
Program ini bertujuan memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga petani kakao sekaligus meningkatkan perlindungan anak di wilayah pedesaan.
Gampiri dan Sigi adalah keserasian. Gampiri hadir sebagai penggerak ekonomi lokal yang juga memperhatikan aspek lingkungan, sesuai dengan kebutuhan dan visi Kabupaten Sigi menjadi kabupaten lestari.
JAKARTA, RINDANG | Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyebut Indonesia berpotensi merugi hingga Rp544 triliun akibat dampak perubahan iklim. Ancaman