PARIGI MOUTONG, rindang.ID | Pendidikan lingkungan dan pengenalan pangan lokal sehat menjadi fokus utama peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Desa Bondoyong, Kecamatan Sidoan, Parigi Moutong.
Melalui Lomba Mewarnai bertema “Hak Anak atas Lingkungan dan Pangan Lokal Sehat”, puluhan anak usia dini diajak memahami pentingnya menjaga alam sekaligus membiasakan diri mengonsumsi pangan lokal bergizi sejak usia dini.
Kegiatan yang berlangsung pada 21 Juli 2026 di PAUD Harapan Bunda ini merupakan kolaborasi Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Sidoan, PKK Desa Bondoyong, dan PAUD Harapan Bunda.
Direktur Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi, Utari Octika Rani, mengatakan, pendidikan lingkungan tidak harus dimulai melalui materi yang rumit. Kegiatan kreatif seperti mewarnai dapat menjadi media belajar yang efektif untuk memperkenalkan hubungan antara lingkungan yang sehat, pangan lokal, dan kualitas hidup anak.
Melalui gambar-gambar bertema alam dan pangan lokal, anak-anak diajak mengenal pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, melestarikan alam, serta menghargai hasil pangan yang diproduksi masyarakat setempat.
“Pendekatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat,” kata Utari.
Acara dibuka oleh Ibu Camat Sidoan, Era Felicia Novlia selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Sidoan. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pembentukan karakter peduli lingkungan dan kebiasaan mengonsumsi pangan lokal perlu dimulai sejak masa kanak-kanak.
“Anak-anak perlu dikenalkan sejak dini bahwa lingkungan yang bersih dan pangan lokal yang sehat sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan mereka. Kebiasaan baik yang ditanamkan sejak kecil akan menjadi bekal bagi mereka di masa depan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para orang tua agar terus memenuhi hak-hak anak, mulai dari memperoleh pendidikan yang layak, makanan sehat dan bergizi, hingga perlindungan dari praktik pernikahan usia anak. Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam mencegah stunting melalui pemenuhan gizi yang baik dan dukungan terhadap pendidikan anak.
Setelah pembukaan, suasana PAUD Harapan Bunda dipenuhi antusiasme peserta. Anak-anak dengan penuh semangat memadukan warna pada gambar bertema lingkungan dan pangan lokal. Selain mengasah kreativitas, kegiatan tersebut menjadi sarana mengenalkan berbagai nilai tentang kelestarian lingkungan, pentingnya mengurangi pencemaran, serta kebanggaan terhadap pangan lokal sebagai sumber gizi keluarga.
Proses penjurian dilakukan oleh tim yang terdiri atas Ketua DWP Kecamatan Sidoan, perwakilan Bidang Pendidikan DWP, dan Direktur Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi. Penilaian meliputi kreativitas, kerapian, perpaduan warna, dan penyelesaian hasil karya.
Sambil menunggu hasil penjurian, anak-anak bersama orang tua mengikuti pemutaran video edukasi mengenai kebiasaan menjaga lingkungan dan pentingnya mengonsumsi pangan lokal yang sehat dan bergizi. Kegiatan tersebut memperkuat pesan bahwa pemenuhan hak anak atas lingkungan yang sehat dan pangan berkualitas merupakan tanggung jawab bersama keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah.
Di akhir acara diumumkan tiga pemenang lomba mewarnai. Hadiah diserahkan langsung oleh Ibu Camat Sidoan, Kepala Desa Bondoyong, dan Direktur Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi. Seluruh peserta juga memperoleh hadiah apresiasi dari para guru PAUD Harapan Bunda sebagai bentuk penghargaan atas semangat dan keberanian mereka mengikuti kegiatan.
Melalui kolaborasi berbagai pihak, peringatan Hari Anak Nasional di Desa Bondoyong tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang belajar yang menyenangkan untuk menanamkan kecintaan terhadap lingkungan dan pangan lokal.
Inisiatif ini diharapkan mampu membentuk generasi yang lebih peduli terhadap kelestarian alam, bangga mengonsumsi pangan lokal, serta tumbuh menjadi anak-anak yang sehat, kreatif, dan berdaya.



