PALU, rindang.ID | Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah terus mengintensifkan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebagai langkah menekan lonjakan harga beras di pasaran.
Pemimpin Wilayah Bulog Sulteng, Jusri, mengungkapkan bahwa pihaknya menyalurkan 40 hingga 50 ton SPHP per hari ke berbagai titik distribusi.
“Kami terus mengandalkan penyaluran beras SPHP sebagai upaya menekan harga beras di pasaran,” ujar Jusri saat ditemui beberapa waktu lalu.
Ia menambahkan, strategi tersebut mulai menunjukkan dampak positif. Dalam sebulan terakhir, harga beras di sejumlah pasar di Sulawesi Tengah mengalami tren penurunan, setelah sebelumnya berada pada level cukup tinggi.
“Sekarang harga sudah mulai menurun dibanding sebulan lalu. Selain program SPHP, kami juga tengah melakukan penyaluran bantuan pangan (banpang),” jelasnya.
Saat ini, harga beras SPHP di gudang Bulog untuk wilayah Sulawesi ditetapkan sebesar Rp11.000 per kilogram, sementara harga eceran tertinggi (HET) bagi konsumen melalui mitra distribusi mencapai Rp12.500 per kilogram. Harga tersebut dinilai jauh lebih rendah dibanding harga beras medium maupun premium di pasaran umum.
Bulog Sulteng memastikan penyaluran SPHP dan bantuan pangan akan terus dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan menjamin ketersediaan beras bagi masyarakat di seluruh wilayah provinsi.



