PALU, rindang.ID | Hingga pertengahan April 2025, realisasi pengadaan beras Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) dari petani lokal mencapai 3.128 ton, atau setara 80,34 persen dari total target 3.894 ton untuk periode Februari hingga April 2025.
Pencapaian ini menjadi indikator positif atas strategi yang diterapkan oleh Bulog Sulteng dalam mendukung program swasembada pangan nasional.
Kepala Perum Bulog Kanwil Sulteng, Elis Nurhayati, menyatakan optimisme bahwa target akan tercapai sesuai tenggat waktu yang ditetapkan pemerintah pusat, yaitu akhir April 2025.
“Kami terus memaksimalkan serapan beras melalui berbagai langkah terkoordinasi dan terintegrasi di lapangan,” ungkap Elis.
Bulog Sulteng mengimplementasikan strategi utama untuk memastikan sisa target dapat tercapai dalam waktu yang tersisa.
Penugasan Pengadaan di Seluruh Wilayah
Bulog menugaskan unit-unit kerjanya untuk aktif melakukan pengadaan di berbagai wilayah sentra produksi di Sulawesi Tengah.
Kerja Sama dengan Pihak Terkait
Sinergi dibangun bersama Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten serta Tentara Nasional Indonesia (TNI), khususnya melalui Komando Resort Militer (Korem) dan jajarannya, untuk memperlancar pelaksanaan serapan.
Kunjungan Langsung ke Lapangan
Tim Bulog secara rutin melakukan kunjungan ke daerah panen dan penggilingan padi, dengan pendampingan dari Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dan Babinsa, guna memastikan kelancaran proses pengadaan.
Pendampingan TNI di Lapangan
Peran Babinsa dinilai krusial dalam memfasilitasi komunikasi dan koordinasi dengan para pengusaha penggilingan, agar lebih banyak beras dapat disalurkan ke Bulog.
Selain itu, Bulog Sulteng juga aktif memantau potensi panen melalui data Kerangka Sampel Area (KSA) dari Badan Pusat Statistik (BPS), guna mengidentifikasi wilayah dengan potensi tertinggi, seperti Parigi Moutong, Toli-Toli, dan Donggala. Jadwal panen yang tidak serentak di berbagai daerah juga menjadi peluang strategis dalam mengoptimalkan serapan menjelang akhir bulan.
Dengan langkah-langkah ini, Bulog Sulteng tetap optimis menyelesaikan target serapan secara penuh dalam waktu dekat, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.



