Aksi tanam mangrove di pesisir Teluk Palu yang digelar Polresta Palu, Sabtu (20/6/2026). (Foto: Heri/rindang.ID)

Saat Polresta Palu Jaga Pesisir dengan Aksi 1.000 Mangrove

PALU, rindang.ID | Polresta Palu menanam 1.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Pantai Dupa Layana, Kota Palu, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 sekaligus upaya mendukung pelestarian ekosistem pesisir di Teluk Palu.

Penanaman yang dimulai sekitar pukul 15.20 WITA itu dipimpin langsung Kapolresta Palu Kombes Pol Hari Rosena. Kegiatan tersebut juga diikuti Ketua Pengurus Cabang Bhayangkari Kota Palu, para pejabat utama Polresta Palu, Bhayangkari, serta sekitar 100 personel Polresta Palu.

Mereka secara bergotong royong menanam bibit mangrove di sepanjang bibir pantai yang menjadi salah satu kawasan konservasi mangrove di Kota Palu.

Kapolresta Palu Kombes Pol Hari Rosena mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap pelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem pesisir.

“Kami ingin memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya kawasan pesisir yang memiliki peran penting dalam mencegah abrasi dan menjadi habitat berbagai biota laut,” kata Kombes Pol. Hari Rosena di lokasi penanaman.

Kawasan mangrove di pesisir Tondo dan Layana merupakan salah satu benteng alami Teluk Palu yang berfungsi menahan abrasi, menyerap karbon, serta menjadi tempat berkembang biaknya berbagai jenis ikan dan biota pesisir lainnya.

Kawasan seluas sekitar 5 hektare yang diinisiasi komunitas Mangrovers ini menjadi bentuk keberhasilan mitigasi dan adaptasi dari ancaman bencana pascatsunami 2018 silam yang dapat menahan laju gelombang laut di pesisir Palu.

Upaya rehabilitasi mangrove dinilai penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus meningkatkan ketahanan kawasan pesisir terhadap dampak perubahan iklim.

Penanaman 1.000 bibit mangrove tersebut menunjukkan aksi nyata Polresta Palu yang tidak hanya berorientasi pada keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga pada pelestarian lingkungan dan keberlanjutan sumber daya pesisir Kota Palu.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top