Stok beras di gudang Bulog Sulteng di Kota Palu. (Foto: rindang.ID)

Bulog Sulteng Perkuat Target Serapan Beras Lokal, Pembelian Dibuka Sepanjang Tahun

PALU, rindang.ID | Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk memperbesar serapan beras hasil panen petani lokal. Upaya ini dilakukan tidak hanya pada musim panen, tetapi juga dibuka sepanjang tahun, guna menjaga stabilitas stok sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Pemimpin Wilayah Bulog Sulteng, Jusri, menjelaskan bahwa pembelian beras lokal terus digencarkan sebagai bagian dari strategi menjaga ketersediaan pangan, terlebih menjelang momentum akhir tahun yang biasanya diikuti meningkatnya konsumsi masyarakat. Menurutnya, selama beras memenuhi standar kualitas yang ditetapkan, Bulog siap menyerap seluruh hasil panen petani.

“Salah satu standarnya, beras dengan kondisi patahan maksimal 25 persen. Selama kualitasnya sesuai dengan standar Bulog, pasti kami beli,” ujarnya.

Instruksi untuk memperluas serapan beras lokal juga datang dari pemerintah pusat. Bulog diperintahkan agar tetap membuka pembelian, baik pada musim panen maupun di luar musim panen, sehingga petani di seluruh wilayah Sulawesi Tengah memiliki kepastian pasar.

“Kami selalu siap membeli. Jangankan pada masa panen, di luar masa panen kami juga diperintahkan membuka pembelian beras petani yang ada se-Sulteng,” kata Jusri menegaskan.

Kebijakan penyerapan beras lokal ini tidak hanya memperkuat stok Bulog, tetapi juga memberikan dampak signifikan bagi keberlanjutan produksi petani. Dengan adanya jaminan pembelian yang jelas, petani dapat meningkatkan kualitas hasil panen sekaligus memperoleh kepastian harga.

Bulog Sulteng optimistis, konsistensi dalam menyerap beras lokal mampu menjaga stabilitas pasokan dan distribusi, termasuk mengantisipasi potensi kenaikan konsumsi beras jelang libur Natal dan Tahun Baru.

Upaya tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Bulog untuk memperkuat ekosistem pangan lokal dan meningkatkan kemandirian daerah dalam memenuhi kebutuhan beras masyarakat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top