Sulteng 62 Tahun: Kita Rayakan Panggung, Tapi Membiarkan Peradaban Tenggelam
Di usia ke-62, sudahlah. Berhenti sejenak. Menengok ke dalam. Bukan hanya merayakan yang tampak, tapi mengakui apa yang selama ini terabaikan.
Di usia ke-62, sudahlah. Berhenti sejenak. Menengok ke dalam. Bukan hanya merayakan yang tampak, tapi mengakui apa yang selama ini terabaikan.