SIGI, rindang.ID | Komunitas Jurnalis TAMEME menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (27/6).
Bantuan difokuskan kepada masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil dengan kondisi rumah mengalami rusak.
Komunitas memilih Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, sebagai lokasi penyaluran bantuan. Dua dusun terjauh di desa tersebut, yakni Dusun Tokelemo dan Dusun Lewonu, menjadi sasaran utama karena akses menuju lokasi cukup sulit, sementara kebutuhan warga masih cukup besar pascagempa.
Puluhan paket sembako disalurkan kepada keluarga terdampak. Setiap paket berisi beras, minyak goreng, gula pasir, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya. Selain itu, Komunitas TAMEME juga menyerahkan perlengkapan memasak berupa belanga goreng dan panci, serta paket khusus berisi susu dan cokelat untuk anak-anak.
Perjalanan menuju kedua dusun tersebut tidak mudah. Jalan rabat beton hanya tersedia di sekitaran pusat pemerintahan Desa Lembantongoa. Selanjutnya, tim harus melintasi jalan tanah berbatu dengan tanjakan yang cukup curam. Dalam perjalanan, kendaraan pengangkut bantuan bahkan sempat mengalami ban bocor.
Perwakilan Komunitas TAMEME, Wawan Coxi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian para jurnalis terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Kami datang bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga ingin menunjukkan bahwa warga terdampak gempa tidak sendiri. Teman-teman di Komunitas TAMEME berupaya menggalang dukungan agar bantuan ini bisa sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan” ujar Coxi.
Menurutnya, Dusun Tokelemo dan Dusun Lewonu dipilih karena berada di wilayah yang relatif jauh dari pusat desa sehingga membutuhkan perhatian lebih.
“Kami sengaja memilih dusun yang aksesnya paling sulit. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga, terutama mereka yang rumahnya mengalami rusak berat” katanya.
Sementara itu, Mohammad Iqbal mengatakan seluruh bantuan yang disalurkan berasal dari kepedulian para donatur yang mempercayakan Komunitas TAMEME untuk menyalurkannya kepada masyarakat terdampak.
“Medannya memang cukup berat. Kendaraan kami bahkan sempat mengalami ban bocor. Namun, semua itu tidak mengurangi semangat kami untuk memastikan bantuan tiba langsung di tangan warga yang membutuhkan” tutur Iqbal.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan bantuannya melalui Komunitas TAMEME. Alhamdulillah, amanah tersebut telah kami salurkan kepada masyarakat terdampak gempa di Dusun Tokelemo dan Dusun Lewonu. Semoga menjadi amal kebaikan bagi semua pihak yang telah berbagi” ujarnya.
Iqbal menambahkan, Komunitas TAMEME tetap membuka ruang bagi masyarakat yang ingin ikut membantu proses pemulihan pascabencana.
“Apabila masih ada masyarakat, komunitas, maupun pihak lain yang ingin berdonasi untuk warga terdampak gempa di Kabupaten Sigi, Komunitas TAMEME siap membantu menyalurkan bantuan tersebut secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap semangat gotong royong dan kepedulian ini terus terjaga hingga masa pemulihan benar-benar selesai” pungkasnya.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh warga. Raut bahagia terlihat saat bantuan diserahkan kepada perwakilan



