PALU, rindang.ID | Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah terus melanjutkan proses pengadaan dan penyerapan beras guna memenuhi target baru serapan beras sebanyak 4.906 ton.
Target ini merupakan hasil revisi dari target awal sebesar 3.894 ton yang telah lebih dulu tercapai pada 24 April 2025.
Hingga saat ini, Bulog Sulteng telah berhasil menyerap sebanyak 4.395 ton beras atau setara 91,40% dari target akhir. Dengan sisa target sebesar 511 ton, Bulog optimis pencapaian ini akan dapat dirampungkan tepat waktu, yaitu pada akhir bulan Mei.
Kepala Bulog Kanwil Sulteng, Elis Nurhayati menyampaikan bahwa pihaknya masih terus melakukan pengadaan secara berkelanjutan hingga seluruh penugasan dari pemerintah selesai dilaksanakan.
“Kami masih terus melakukan penyerapan. Prosesnya berjalan, dan kami fokus menyelesaikan sesuai amanah penugasan,” ungkapnya.
Untuk mempercepat proses serapan, Bulog juga mendapat dukungan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam hal penyerapan padi dan beras. Kehadiran TNI menjadi penguatan tersendiri dalam memperlancar kegiatan di lapangan.
Selain itu, dari sisi logistik, Bulog memastikan kesiapan kapasitas gudang yang memadai. Ruang penyimpanan di seluruh gudang Bulog Sulteng diklaim masih sangat cukup untuk menampung sisa target serapan beras, bahkan termasuk komoditas lain seperti jagung.
Penyerapan beras ini merupakan bagian dari penugasan pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).
Dalam penugasan tersebut, Bulog bertanggung jawab membangun cadangan pangan strategis nasional, termasuk untuk komoditas padi, jagung, dan kedelai.
Bulog memastikan bahwa penyerapan dilakukan sesuai arahan dan koordinasi dengan Badan Pangan Nasional serta instansi terkait lainnya.
Dengan semangat sinergi dan dukungan berbagai pihak, Bulog Sulteng berharap seluruh target serapan dapat terpenuhi tepat waktu demi memperkuat ketahanan pangan di wilayah Sulawesi Tengah.


